Setiap tanggal 9 September, bangsa Indonesia memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) — namun berapa banyak dari kita yang mengetahui secara persis di mana tonggak sejarah persatuan bangsa ini pertama kali dikibarkan? Jawabannya adalah Kota Surakarta, atau yang lebih akrab disapa Solo. Di kota istana inilah, pada 9 September 1948, Presiden Pertama RI Ir. Soekarno secara resmi membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Stadion Sriwedari — sebuah pernyataan kedaulatan bahwa republik muda yang baru berusia tiga tahun mampu berdiri tegak dan berprestasi di panggung olahraga internasional.
Solo bukan sekadar saksi sejarah olahraga nasional. Kota dengan slogan “The Spirit of Java” ini menaungi dua entitas kerajaan Mataram Islam yang masih aktif (Keraton Kasunanan Surakarta dan Pura Mangkunegaran), surga sentra batik tertua di nusantara, pusat kuliner legendaris dengan cita rasa manis-gurih khas Jawa, serta suasana kota yang ramah dan menenangkan bagi wisatawan segala usia.
Dalam panduan ini, Gamanesia Tour & Travel menghadirkan ulasan mendalam napak tilas Haornas di Stadion Sriwedari, 7 destinasi wajib di Solo, rekomendasi kuliner autentik, contoh itinerary 3D2N terpadu, hingga estimasi budget liburan yang sangat terjangkau.
Mengapa Wisata Solo Layak Menjadi Destinasi Pilihan 2026?
- Napak Tilas Sejarah Bangsa yang Menginspirasi: Mengunjungi Stadion Sriwedari, saksi PON I 1948 tempat lahirnya semangat Haornas yang dideklarasikan melalui Keppres No. 67 Tahun 1985.
- Dua Istana Kerajaan Aktif Penuh Koleksi Pusaka: Menelusuri keagungan Keraton Kasunanan dan kemegahan Pendopo Ageng Pura Mangkunegaran yang memadukan arsitektur Jawa dan sentuhan klasik Eropa.
- Pusat Peradaban Batik Tulis & Cap Tertua: Eksplorasi gang-gang estetik di Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Laweyan dengan bangunan bergaya Indische abad ke-19.
- Surga Kuliner Legendaris yang Ramah di Kantong: Menikmati Nasi Liwet Bu Wongso Lemu, Selat Solo Mbak Lies, Timlo Sastro, hingga Serabi Notosuman yang masih dimasak di atas tungku arang tradisional.
- Atmosfer Kota yang Tenang & Family-Friendly: Ritme kehidupan Solo yang santai, jalanan yang tertata rapi, dan keramahan warganya sangat ideal untuk liburan keluarga, lansia, maupun rombongan kantor.
Napak Tilas: Stadion Sriwedari & Lahirnya Hari Olahraga Nasional
Pada masa agresi militer pasca-proklamasi, Indonesia dilarang berpartisipasi dalam Olimpiade London 1948 karena kedaulatannya belum sepenuhnya diakui oleh beberapa negara barat. Sebagai jawaban tegas atas penolakan tersebut, para tokoh olahraga nasional berinisiatif menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama di Surakarta pada 9–12 September 1948.
Presiden Soekarno memimpin upacara pembukaan di Stadion Sriwedari dengan pidato bersejarah yang menegaskan bahwa “Bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat”. Kompleks Sriwedari kini berdiri sebagai monumen kebanggaan nasional yang sarat memori heroisme para atlet perintis kemerdekaan.
Destinasi Wisata Unggulan Wajib di Kota Solo
1. Stadion Sriwedari & Monumen PON I
Stadion bersejarah di pusat Jalan Slamet Riyadi tempat diselenggarakannya PON I 1948. Tempat yang sempurna untuk berfoto di depan gerbang bersejarah dan merasakan aura perjuangan olahraga Indonesia.
2. Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat
Istana agung peninggalan Dinasti Mataram Islam yang didirikan pada tahun 1744. Di dalamnya terdapat museum pusaka kerajaan, kereta kencana kencana keemasan, dan arsitektur panggung Sasana Sewaka yang megah.
3. Pura Mangkunegaran
Istana kadipaten dengan Pendopo Ageng kayu jati tanpa pilar tengah terbesar di Indonesia. Wisatawan dapat mengagumi lukisan langit-langit Kumudawati dan koleksi perhiasan emas bangsawan Mangkunegaran.
4. Pasar Klewer & Pasar Gede Harjonagoro
Pasar Klewer adalah pusat grosir batik terlengkap di Indonesia, sementara Pasar Gede yang dirancang arsitek Belanda Thomas Karsten menyajikan jajanan pasar legendaris seperti Dawet Telasih Bu Dermi dan Lenjongan.
5. Kampung Batik Laweyan & Kauman
Kawasan cagar budaya dengan deretan butik batik bersejarah, tempat Anda dapat belajar membatik langsung bersama maestro pengrajin batik tulis.
6. Wisata Alam Tawangmangu & Air Terjun Grojogan Sewu
Hanya berjarak 1 jam dari pusat kota di lereng Gunung Lawu, menawarkan kesejukan udara pegunungan, kebun teh Kemuning, dan air terjun setinggi 81 meter.
Tabel Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicicipi
| Kuliner Khas | Ciri Khas Rasa & Bahan | Rekomendasi Tempat |
|---|---|---|
| Nasi Liwet | Nasi gurih santan + suwiran ayam opor + sayur labu siam + areh santan kental | Nasi Liwet Bu Wongso Lemu (Keprabon) |
| Selat Solo | Bistik daging sapi empuk + kuah kecap rempah segar + kentang & sayur rebus | Selat Solo Mbak Lies (Serengan) |
| Timlo Solo | Sup kaldu ayam bening + sosis solo goreng + telur pindang + kembang tahu | Timlo Sastro (Pasar Gede) |
| Serabi Notosuman | Kue tepung beras lembut gurih lumer di mulut (original & cokelat) | Serabi Notosuman Ny. Lidia (Jl. M. Yamin) |
| Tengkleng Solo | Sup kuah kuning rempah gurih dari olahan tulang dan iga kambing segar | Tengkleng Bu Edi (Pasar Klewer) |
Rekomendasi Itinerary Solo 3D2N Terpadu
- Hari 1: Tiba di Solo → Check-in hotel → Wisata sejarah Keraton Kasunanan → Berburu batik di Pasar Klewer → Sore: Santai di Koridor Ngarsopuro → Malam: Makan malam Nasi Liwet Keprabon.
- Hari 2 (Sejarah, Seni & Budaya): Kunjungan ke Pura Mangkunegaran → Napak tilas sejarah Haornas di Stadion Sriwedari → Makan siang Selat Solo → Workshop membatik di Kampung Laweyan → Wisata kuliner malam Timlo & Wedangan khas Solo.
- Hari 3 (Udara Sejuk Pegunungan Lawu): Day trip ke Tawangmangu → Menikmati Air Terjun Grojogan Sewu & Kebun Teh Kemuning → Belanja oleh-oleh Serabi Notosuman & Abon Mesran → Pengantaran ke Stasiun Balapan / Bandara Adi Soemarmo.
Tabel Estimasi Budget Wisata Solo 3D2N (2026)
| Kategori Paket | Estimasi Biaya Per Orang | Fasilitas Termasuk |
|---|---|---|
| Budget Hemat | Rp 900.000 – Rp 1.400.000 | Guesthouse/hotel bintang 2 AC, transportasi lokal/online, makan kuliner lokal, tiket masuk objek wisata |
| Budget Moderat | Rp 1.600.000 – Rp 2.500.000 | Hotel bintang 3-4 di pusat kota, mobil sewa ber-AC (Avanza/Innova) + Driver, kuliner legendaris, workshop batik, tiket Tawangmangu |
| Budget Premium | Rp 3.000.000 ke atas | Hotel bintang 5 (heritage style), private car VIP (Innova Zenix/Alphard), tour guide berlisensi keraton, dining eksklusif Mangkunegaran |
Jelajahi Pesona Budaya & Kuliner Solo Bersama Gamanesia
Nikmati perjalanan wisata budaya Solo yang nyaman, edukatif, dan penuh kenangan bersama Gamanesia Tour & Travel. Kami siap merancang paket keluarga, study tour sejarah, hingga outing kantor dengan pelayanan prima sejak 2014.
FAQ Seputar Wisata Solo 2026
Mengapa 9 September diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional di Solo?
Karena pada 9 September 1948, PON Pertama secara resmi dibuka oleh Presiden Soekarno di Stadion Sriwedari Solo sebagai wujud kedaulatan dan semangat juang bangsa Indonesia pasca-kemerdekaan.
Apakah wisata Solo cocok untuk liburan keluarga dengan lansia dan balita?
Sangat cocok! Solo memiliki kontur kota yang datar, aksesibilitas wisata yang mudah tanpa banyak tangga curam, serta pilihan kuliner bertekstur lembut yang disukai seluruh anggota keluarga.
Apakah trip Solo bisa digabungkan dengan Yogyakarta?
Bisa dan sangat populer! Jarak tempuh Solo dan Yogyakarta hanya sekitar 20–25 menit menggunakan Kereta Cepat KRL Commuter Line atau 1 jam via jalan darat, sehingga sangat efisien digabungkan dalam satu paket liburan 4D3N atau 5D4N.
